Defacing malaysian site

VIVAnews - Meski polemik soal penayangan Tari Pendet dalam iklam 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel dan sengketa Pulau Jemur, sudah mereda, bukan berarti sentimen anti negeri jiran, Malaysia lalu menghilang.

Sekelompok cracker yang mengatasnamakan diri sebagai 'Arianom' mengambil alih situs Malaysia, http://pkgparitraja.com pada Jumat 25 September 2009 pukul 21.13 WIB.

Berdasarkan penelusuran VIVAnews, situs tersebut adalah milik Pusat Kegiatan Guru Parit Raja, Batu Pahat, yang beralamat di SK Pintas Puding, Km 21 Jalan Pintas Puding, 86400 Parit Raja, Batu Pahat Johor, Malaysia.

Mulai Jumat malam tadi, situs tersebut tak bisa diakses dan diubah tampilannya, alias deface.

Dalam laman tersebut, kini tertera kalimat 'Hacked by Arianom. Situs ini diklaim oleh rakyat Indonesia sebagai bentuk balasan atas pengklaiman beberapa kebudayaan Indonesia oleh pemerintah Malaysia."

Di tengah bendera Malaysia, 'jalur gemilang' juga ditulisi kalimat "Situs ini Diklaim oleh Rakyat Indonesia. Hacked by Arianom, Kill-9 Crew."

Barisan kalimat yang mirip protes dituliskan dalam laman tersebut. Berikut bunyinya:

"Kalian boleh sebut kami indon. Kami sebut kalian malingsia, maling kekayaan dan budaya Indonesia.

Kami menghimbau agar pemerintah Malaysia menghentikan dan mengembalikan beberapa budaya yang telah diklaim oleh Malaysia,

Silahkan klaim aja itu Noordin M Top, kami rasa dia asset Malaysia yang sangat berharga."

Sebelum aksi ini, tepat di peringatan kemerdekaan Malaysia ke 52 pada 31 Agustus 2009, sejumlah cracker mengubah tampilan sejumlah situs milik Malaysia.
• VIVAnews
 
KiLL-9 CrEW Copyright © 2009 KiLL-9 CrEw Template Designed by Arianom Founder KilLL-9 CrEw Best Indonesian White Hacker. Allright Reserved.